Gubernur Dominggus Mandacan : Fakultas Kehutanan Penting bagi Papua Barat

Gubernur sedang menikmati  aroma Handsanitizer dari bahan alami karya  Dr. Nurhaida I Sinaga dkk

Manokwari, ppid.unipa.ac.id (4/6) ditenga pandemi covid-19 berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah, masyarakat maupun lembaga Perguruan Tinggi.  Laboratorium Teklonogi Hasil Hutan (lab THH)  Fakultas Kehutanan (Fahutan) mencatat selama masa pandemi sudah ikut serta membantu pemerintah Papua Barat dalam upaya mencegah penularan virus corona dengan menciptakan dan membagi Handsanitizer dari bahan alami dan juga Desinfectan.

Kepala Laboratorium THH Dr. Ir. Nurhaida I. Sinaga, M.Si kepada Gubernur Papua Barat ketika mengunjungi laboratorium mengatakan Pihaknya peduli terhadap situasi pandemi yang terjadi khususnya di kota  Manokwari sehingga Fakultas kehutanan yang mengusung tema besar unipa “ILMU UNTUK KEMANUSIAAN” merasa terpaggil untuk bantu pemerintah dengan melakukan aksi sosial di beberapa tempat berupa pembagian masker dan handsenitizer kepada masyarakat Manokwari. “Yang  kami bagi (Handsanitizer dan masker) adalah hasil karya kami sendiri lab THH) kata Ida panggilan akrab Kepala Lab THH Fahutan Unipa.

Gubernur melihat dari dekatt bahan alami yang digunakan  untuk membuat handsanitizer dan bahan kimia untuk membuat desinfectan

Dekan Fahutan Dr. Jhoni Marwa, S.Hut, M.Si menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada kepala daerah setingkat gubernur yang bersedia  meluangkan waktu untuk berkunjung dan memberikan bahan Pokok terhadap Mahasiswa  Fahutan Unipa. Ini merupakan momentum penting dalam sejarah Fakultas Kehutanan kata Jhoni Marwa.

Gubernur sedang bincang-binang dengan Rektor Unipa dan Dekan Fahutan

Sementara itu Gubernur Papua Barat  mengatakan Fahutan penting bagi Papua Barat karena dua puluh tahun lalu Fahutan sebagai Office Tim Work Kajian Akademik  pemekaran Provinsi Irian Jaya Barat (saat ini Papua Barat) ia juga menambahkan bahwa saat ini pemerintah PB fokus untuk menyelesaikan persoalan Hak Ulayat kampus  agar kedepannya unipa tidak di pusingkan lagi dengan persoalan tanah tetapi bisa lebih fokus untuk pengembangan Pendidikan  dalam rangka  mencerdasakan masyarakat Papua Barat”.

Setelah mengunjungi Laboratorium THH, Gubernur yang di dampingi Prof. Charlie D. Heatubun dan Kepala Biro Protokol dan Kehumasan PB  makan siang bersama Rektor dan Dekan Fakultas Kehutanan.  (m/i)

~humas-unipa~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *