S2 LINGUISTIK UNIPA LULUS 100% CUMLAUDE, DEKAN: JADILAH TUAN DI NEGERI SENDIRI

MANOKWARI, PAPUA Barat,. www.unipa.ac.id  โ€“ Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Papua (UNIPA) menggelar rapat terbuka senat dalam rangka Yudisium Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa (7/7/2026). Momen sakral ini menandai keberhasilan 59 lulusan dari berbagai program studi (prodi) yang siap mendedikasikan ilmu mereka bagi masyarakat.

para lulusan tersebut terdiri dari S2 Linguistik: 10 lulusan (Semuanya lulus dengan predikat Pujian/Cumlaude),  S1 Sastra Inggris: 36 lulusan (3 lulus dengan predikat Pujian, 33 sangat memuaskan) S1 Sastra Indonesia: 7 lulusan (5 lulus dengan predikat Pujian) S1 Antropologi: 6 lulusan

Dekan Fakultas Sastra dan Budaya UNIPA, Dr. Marlon Arthur Huwae, M.Hum., menegaskan bahwa pencapaian akademik ini merupakan buah dari kerja keras kolektif antara pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta dukungan penuh orang tua.

Sebagai wujud komitmen peningkatan mutu pendidikan tinggi di Tanah Papua, Dr. Marlon membagikan kabar baik terkait perkembangan institusinya.

“Fakultas Sastra dan Budaya terus berbenah. Saat ini, Prodi S1 Antropologi telah resmi meraih Akreditasi Unggul, sementara program studi lainnya sedang dalam proses optimasi menuju capaian yang sama,” ujar Dekan FSB.

Beliau juga menitipkan pesan mendalam agar para lulusan menjaga nama baik almamater dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi di tengah masyarakat.

“Banyak orang merasa diri pintar, tapi tidak pintar merasa. Pintarlah untuk merasakan penderitaan masyarakat di mana kita ditempatkan, dan konversikan kekuatan itu untuk menjadi tuan di negeri sendiri di bawah langit Republik Indonesia,” pesan Dr. Marlon secara filosofis.

Apresiasi tinggi juga datang dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIPA, Prof. Dr. Jonni Marwa, S.Hut., M.Si. Melalui sambutannya yang menyentuh hati, beliau menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para orang tua dan wali mahasiswa yang hadir.

“Terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak dan Ibu yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk ditempa di rahim akademik UNIPA. Hari ini kami kembalikan mereka. Ketahuilah, mereka keluar dari gerbang kampus ini bukan sebagai lulusan ‘kaleng-kaleng’. Mereka adalah tunas-tunas muda berkarakter tinggi dan berkualitas mumpuni,” tegas Prof. Jonni dengan penuh haru.

Untuk memotivasi para lulusan, Prof. Jonni menceritakan kisah sukses alumni FSB UNIPA terdahulu yang kini telah berhasil berkarier di kancah internasional sebagai seorang diplomat. Hal ini membuktikan bahwa lulusan UNIPA memiliki daya saing global.

Menutup arahannya, Prof. Jonni mengingatkan para lulusan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental menjelang prosesi Wisuda Universitas yang akan digelar pada 12 Agustus 2026 mendatang.

“Saat Rektor memindahkan kucir toga kalian nanti, di situlah puncak dari segala peluh, air mata, dan doa malam orang tua kalian terbayar lunas. Kehadiran dan senyum bangga keluarga akan menjadi saksi bahwa perjuangan panjang kalian tidak pernah sia-sia,” tutupnya.  (m/i)

โ€Ilmu Untuk Kemanusiaanโ€