Tingkatkan Derajat Kesehatan Wondama, Pemkab dan UNIPA Siapkan Kuota Khusus Fakultas Kedokteran bagi Putra Daerah

MANOKWARI, 13 Juli 2026 โ€” Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama menjajaki kerja sama strategis dengan Universitas Papua (UNIPA) untuk memberikan kuota khusus (afirmasi) bagi putra-putri daerah masuk ke Fakultas Kedokteran UNIPA.

Pembahasan ini menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan antara Pemkab Teluk Wondama dan pimpinan UNIPA yang berlangsung di Kantor Rektorat UNIPA, Manokwari, pada Senin (13/7/2026). Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Bupati Teluk Wondama Elysa Auri, Rektor UNIPA Prof. Dr. Hugo Warami, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Wondama, dr. Alberth Kapitarauw, Sp.B., FINACS.

Bupati Teluk Wondama, Elysa Auri, menegaskan bahwa peningkatan derajat kesehatan sama pentingnya dengan pembangunan sumber daya manusia di bidang pendidikan. Oleh karena itu, Pemkab Wondama berkomitmen untuk mengirimkan anak-anak daerah terbaik agar dapat menempuh pendidikan kedokteran, yang nantinya diharapkan kembali untuk mengabdi dan membangun layanan kesehatan di Wondama.

Rektor UNIPA, Prof. Dr. Hugo Warami, menyambut baik komitmen tersebut dan memaparkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan skema khusus terkait penerimaan mahasiswa untuk Fakultas Kedokteran yang berlokasi di Sorong.

“Sedangkan skema terkait dengan Fakultas Kedokteran, nanti kita bicara khusus dengan pak dokter (Kepala Dinas Kesehatan) supaya kita bisa melihat rencana akhir minggu ini atau awal minggu depan,” ujar Prof. Hugo dalam pertemuan tersebut.

Lebih lanjut, Rektor UNIPA menjelaskan bahwa pembahasan teknis bersama dr. Alberth Kapitarauw akan difokuskan pada penentuan batas nilai kelulusan (passing rate) serta langkah afirmasi yang harus diambil.

“Nanti kita akan sampaikan juga seperti apa, mana yang masuk passing rate dan mana yang harus kita intervensi sama-sama,” tambah Prof. Hugo. Menurutnya, jika ada calon mahasiswa dari Wondama yang nilainya masih di bawah batas lulus, pihak UNIPA dan Pemkab Teluk Wondama melalui Dinas Kesehatan siap melakukan pembinaan atau intervensi khusus untuk memastikan mereka tetap bisa mengikuti pendidikan dengan baik.

Pertemuan kelulusan dan pematangan skema ini akan dikawal langsung oleh dr. Alberth Kapitarauw mewakili Pemkab Teluk Wondama dalam waktu dekat. Melalui langkah kolaboratif ini, Teluk Wondama bersiap mencetak tenaga dokter asli daerah yang unggul untuk mendukung kemajuan layanan medis dan kesehatan masyarakat di masa depan.