Perkuat Kualitas SDM, Pemkab Keerom Siap Kirim 10 Calon Dokter ke UNIPA dan Dorong ASN Kuliah Jalur RPL

JAYAPURA โ€” Rangkaian acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Keerom dan Universitas Papua (UNIPA) tidak berhenti pada seremonial belaka. Kegiatan langsung dilanjutkan dengan sesi diskusi strategis yang berfokus pada langkah konkret peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Keerom, khususnya di sektor kesehatan dan kualifikasi akademik birokrasi.

Dalam diskusi tersebut, Wakil Rektor (WR) I UNIPA, Prof. Dr. Joni Marwa, S.Hut., M.Si., memaparkan progres membanggakan dari Fakultas Kedokteran (FK) UNIPA. Saat ini, FK UNIPA telah meraih peringkat yang baik dengan tingkat kelulusan mahasiswa mencapai 80 persen.

Melihat potensi tersebut, Prof. Joni mendorong Pemkab Keerom untuk mengambil peluang dengan memperbanyak pengiriman putra-putri daerah sebagai calon mahasiswa kedokteran. Sebagai perbandingan, ia mencontohkan Kabupaten Teluk Wondama yang baru-baru ini telah mempercayakan 25 calon dokternya untuk dididik di UNIPA.

Peluang masuk ke UNIPA pun saat ini semakin terbuka lebar melalui berbagai skema penerimaan, di antaranya melalui Jalur Prestasi (Sesama), Tes Lokal, hingga Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Menanggapi pemaparan tersebut, Bupati Keerom menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meragukan kapasitas kelembagaan dan kualitas pendidikan di UNIPA. Bupati menilai bahwa secara keseluruhan, tenaga pendidik atau dosen di UNIPA memiliki kualitas dan kemampuan mengajar yang sangat mumpuni.

Sebagai tindak lanjut yang konkret, Bupati Keerom mengumumkan rencana strategis pemerintah daerah di bidang kesehatan. “Tahun depan, Pemerintah Kabupaten Keerom berencana mengirimkan 10 calon dokter untuk menempuh studi di Fakultas Kedokteran UNIPA,” ungkapnya.

Selain isu kesehatan, diskusi juga mengerucut pada peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Rektor UNIPA secara langsung menyosialisasikan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sebuah jalur pendidikan yang memberikan pengakuan atas pengalaman kerja atau pembelajaran nonformal yang telah dilalui sebelumnya untuk disetarakan dengan SKS akademik.

Mendapat respons yang sangat positif dari bupati, pemaparan mengenai RPL ini langsung ditindaklanjuti dengan arahan tegas. Bupati Keerom menginstruksikan para ASN di lingkungan Pemkab Keerom untuk memanfaatkan jalur RPL ini guna melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata 1 (S1) maupun Strata 2 (S2). Langkah ini diharapkan dapat memperkuat profesionalitas dan kompetensi birokrasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Keerom ke depannya.