JAYAPURA โ Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Keerom secara resmi melakukan penandatanganan perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Papua (UNIPA) pada Jumat, 17 Juli 2026. Kesepakatan strategis ini difokuskan pada penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat demi mendukung pembangunan di wilayah Kabupaten Keerom.

Acara penandatanganan ini dihadiri langsung oleh Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut., MUP., Rektor UNIPA Prof. Dr. Hugo Warami, S.Pd., M.Hum., Wakil Rektor I UNIPA Prof. Dr. Joni Marwa, S.Hut., M.Si., Plt. Sekda Keerom Linus Pasarang, S.Sos., serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Keerom.
Komitmen UNIPA untuk Kemajuan Keerom
Rektor UNIPA, Prof. Dr. Hugo Warami, dalam sambutannya menegaskan bahwa kampus memiliki komitmen tinggi untuk mendukung visi, misi, dan program kerja Pemda Keerom melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Pilar Pembangunan: Rektor menyatakan bahwa peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), angka partisipasi, dan harapan hidup menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan perguruan tinggi.
- Fokus Pendampingan: Dengan karakteristik UNIPA yang berbasis pada ilmu pertanian, konservasi, dan sumber daya budaya, pihak kampus siap mengawal dan menjawab berbagai kebutuhan pembangunan di Keerom.
- Realisasi Program: Rektor menyebutkan bahwa penandatanganan ini akan langsung ditindaklanjuti dengan pelaksanaan sekitar tujuh kegiatan kerja sama di tahun ini.

Pemkab Keerom Dorong Riset dan Inovasi Pertanian
Bupati Keerom, Piter Gusbager, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi serta sumbangsih pemikiran yang telah diberikan oleh UNIPA. Bupati berharap kerja sama ke depan tidak hanya sebatas riset teori, tetapi juga menyentuh aspek implementasi, pelatihan, dan rancang bangun teknologi.

Terdapat beberapa poin utama yang menjadi fokus Bupati Keerom dalam kolaborasi ini:
- Pusat Riset (R&D): Memanfaatkan lahan Keerom yang luas, Bupati mengundang UNIPA untuk membangun area Research and Development (R&D) guna melakukan uji coba di bidang pertanian dan peternakan.
- Pengembangan Pertanian Modern: Terinspirasi dari kunjungannya ke Solo, Bupati Piter menyoroti potensi budidaya komoditas melon premium dengan teknologi greenhouse dan media air.
- Pengiriman SDM: Sebagai langkah konkret, Pemkab Keerom akan mengirim sekitar 10 anak muda daerah untuk mengikuti pelatihan budidaya melon modern di Solo selama tiga bulan pada Agustus mendatang.
Fasilitas Mahasiswa dan Peringatan Tegas
Selain membahas kolaborasi kelembagaan, Bupati Piter juga memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan fasilitas pendidikan putra-putri Keerom.
- Pembangunan Asrama: Saat ini terdapat 22 mahasiswa asal Keerom di UNIPA, di mana tiga di antaranya akan diwisuda pada bulan Agustus. Untuk mendukung hal ini, Pemkab Keerom telah melunasi pembelian tanah di Manokwari dan menargetkan pembangunan asrama mahasiswa Keerom pada tahun depan.
- Pengawasan Mahasiswa: Bupati menitipkan pesan tegas kepada pihak kampus terkait kedisiplinan mahasiswa. Ia meminta Rektorat untuk tidak ragu melaporkan dan memulangkan mahasiswa asal Keerom yang nakal, sering membuat masalah, atau tidak fokus berkuliah.
Acara ini diakhiri dengan prosesi penandatanganan dokumen perjanjian, pertukaran plakat dan cenderamata antara Bupati Keerom dan Pimpinan UNIPA, serta sesi foto bersama. Menutup arahannya, Bupati Piter menginstruksikan jajarannya untuk segera mempercepat proses administrasi dan kontrak agar enam program kerja sama yang direncanakan tahun ini dapat segera dieksekusi dengan baik.




