MANOKWARI, 6 Agustus 2026 โ Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Papua (UNIPA) kembali menorehkan kebanggaan dengan melepas 60 lulusan pada periode ini. Dari total lulusan tersebut, sebanyak 11 orang berhasil meraih predikat pujian (cum laude). Prestasi gemilang ini diraih di tengah upaya efisiensi dan penghematan anggaran, yang membuktikan bahwa keterbatasan tidak menurunkan mutu serta layanan pendidikan di FKIP maupun UNIPA.

Acara pelepasan lulusan ini dihadiri oleh Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, Dr. George A.F Mentansan, S.Sos., M.Hum., yang mewakili Rektor UNIPA. Di hadapan para calon wisudawan, pimpinan fakultas, serta orang tua dan wali, beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kerja keras seluruh elemen di FKIP.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor II juga membawa kabar gembira terkait pengembangan infrastruktur. Ia mengungkapkan bahwa pimpinan universitas saat ini tengah berupaya merencanakan pembangunan fasilitas dan gedung baru yang representatif khusus untuk FKIP. Mengingat dalam tiga tahun terakhir FKIP telah menjadi salah satu fakultas “primadona” di UNIPA, gedung baru ini diproyeksikan agar aktivitas perkuliahan mahasiswa tidak lagi harus menumpang di area rektorat lama dan bisa dikelola dengan lebih leluasa.
Lebih lanjut, universitas juga tengah berfokus pada peningkatan mutu akademik. Pada tahun 2026 ini, UNIPA sedang mengawal agenda akreditasi untuk berbagai program studi di 12 fakultas dan satu program pascasarjana. Saat ini, UNIPA telah memiliki tiga program studi dengan akreditasi Unggul, yakni Kimia, Biologi, dan Antropologi. Pimpinan universitas sangat optimistis bahwa program-program studi di FKIP memiliki potensi besar untuk segera meraih predikat Unggul. Peningkatan ini selaras dengan komitmen UNIPA untuk mencapai akreditasi perguruan tinggi berstatus Unggul pada tahun 2027 mendatang.
Di samping itu, kesiapan sistem pendidikan juga terus dimatangkan melalui proses persiapan perubahan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang ditargetkan dapat diimplementasikan pada semester gasal 2026/2027.
Pada akhir amanatnya, beliau memberikan pesan filosofis yang mendalam bagi para lulusan. Melalui analogi “kaca spion”, ia berpesan agar para lulusan selalu menatap masa depan yang luas, namun tidak pernah lupa untuk menengok ke belakang demi mengingat jasa orang tua, dosen, serta seluruh civitas akademika yang telah membekali mereka dengan ilmu. Ia juga mengingatkan bahwa sebagai sarjana, para lulusan diharapkan sudah bisa menghasilkan uang secara mandiri dan tidak lagi membebani orang tua.
Para sarjana baru FKIP ini dijadwalkan akan mengikuti puncak prosesi wisuda bersama total 640 wisudawan UNIPA lainnya pada hari Rabu, 12 Agustus 2026. Kelak, lulusan FKIP UNIPA diharapkan mampu menjaga nama baik almamater dan tampil sebagai pelita yang senantiasa menerangi dunia pendidikan di tanah Papua.




