MANOKWARI, Papua Barat. www.unipa.ac.id — Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai Aula Program Pascasarjana Universitas Papua (Unipa) saat digelarnya Prosesi Pelepasan Lulusan Program Doktor (S3) dan Program Magister (S2) Periode III Tahun Akademik 2025/2026. Sebanyak 33 lulusan resmi dilepas dalam momentum akademik krusial ini, yang terdiri atas 5 orang bergelar Doktor dan 28 orang bergelar Magister.
Acara sakral tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, di antaranya Rektor Unipa Prof. Dr. Hugo Wami, S.Pd., M.Hum., Direktur dan Wakil Direktur Program Pascasarjana, para Dekan, Ketua Program Studi (Kaprodi), dosen, tamu undangan, serta keluarga lulusan.

Dalam laporan resminya, Direktur Program Pascasarjana Unipa, Prof. Dr. Ir. Budi Santoso, M.P., memaparkan rincian lulusan berdasarkan program studi, Program Doktor (S3) 5 Lulusan Ilmu Lingkungan, Program Magister (S2), sebanyak 28 lulusan terdiri dari 9Lulusan Ilmu Pertanian, 10 Lulusan Ilmu Lingkungan, 8 Lulusan Ilmu Peternakan dan 1 Lulusan Sumberdaya Akuatik

Dari total keseluruhan lulusan periode ini, 3 orang berhasil meraih predikat Pujian (Cumlaude), yaitu Dr. Absalom Solossa (S3 Ilmu Lingkungan), Hermida Ahmad, M.Si. (S2 Ilmu Pertanian), dan Daud Irianto Wambrauw, M.Si. (S2 Ilmu Lingkungan) Sementara itu, 30 lulusan lainnya berhasil menyelesaikan studi dengan predikat Sangat Memuaskan.

Secara kumulatif dalam tiga periode kelulusan (Oktober, Maret, dan Juli/Agustus), Pascasarjana Unipa kini telah melahirkan total 54 alumni yang terdiri dari 12 Doktor dan 42 Magister.
Dalam sambutannya, Rektor Unipa Prof. Dr. Hugo Wami, S.Pd., M.Hum., menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kapasitas intelektual dan integritas moral bagi para lulusan yang akan segera kembali ke tengah masyarakat.
“Pernyataan ‘tinggi ilmu’ harus diikuti dengan ‘tinggi iman’ dan ‘tinggi pengabdian’. Ibarat padi, semakin berisi semakin merunduk. Ilmu yang diperoleh di bidang lingkungan, pertanian, perikanan, hingga peternakan harus memberi manfaat nyata bagi Tanah Papua dan bangsa Indonesia,” tegas Rektor.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan lulusan, Hermida Achmad, M.Si., dalam kesan dan pesannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada para dosen dan civitas akademika atas lingkungan belajar inklusif yang telah membentuk mereka menjadi pribadi analitis dan peka terhadap tantangan zaman.

“Gelar Doktor maupun Magister yang resmi melekat membawa tanggung jawab moral yang besar. Mari kita jaga nama baik Universitas Papua dan dedikasikan ilmu, karya, serta riset kita untuk kemaslahatan masyarakat luas,” ungkap Hermida mewakili para wisudawan.
Menutup rangkaian acara, Rektor mengingatkan agar para lulusan—yang kini menggenapi jajaran alumni Unipa dari 15 ribu menuju angka 16.ribu orang, kiranya senantiasa menjadi mercusuar kebermanfaatan di mana pun mereka berkarya bagi kemajuan almamater tercinta. (m/i)
”Ilmu Untuk Kemanusiaan”



