Universitas Papua Tetapkan 28 Calon Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Gelombang II, Fokus pada Peningkatan Mutu Pendidikan Daerah

MANOKWARI โ€“ Universitas Papua (UNIPA) kembali menggelar rapat pimpinan untuk mengevaluasi dan menetapkan hasil kelulusan Calon Mahasiswa Baru Program Sarjana Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran melalui Seleksi Mandiri Gelombang II Tahun Akademik 2026/2027. Rapat penetapan kelulusan ini dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Papua, Prof. Dr. Hugo Warami, S.Pd., M.Hum., dan turut dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dekan Fakultas Kedokteran, beserta jajaran terkait.

Dalam sambutan pembukanya, Rektor UNIPA menyampaikan bahwa proses seleksi ini dirancang untuk merespons tingginya animo masyarakat dan mengoptimalkan kuota penerimaan secara proporsional. Beliau memaparkan bahwa melalui berbagai jalur penerimaan, mulai dari jalur mandiri, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), skema tugas belajar, hingga jalur kerja sama daerah, UNIPA secara keseluruhan membidik target untuk mendekati angka seribu mahasiswa baru pada tahun ini.

Dekan Fakultas Kedokteran dalam paparannya merincikan dinamika seleksi yang terjadi pada gelombang kedua. Tercatat sebanyak 52 pendaftar mengikuti tahapan seleksi awal, di mana 47 peserta di antaranya hadir secara penuh untuk mengikuti serangkaian tes komprehensif. Ujian tersebut meliputi Tes Kemampuan Dasar Akademik (TKDA), Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI), Psikotes, dan tahapan wawancara. Dari keseluruhan tes, panitia seleksi berhasil menyaring 15 peserta dengan akumulasi nilai tertinggi untuk mengisi kuota awal, dengan catatan nilai ujian TKDA tertinggi pada gelombang ini mencapai angka 37.

Sebagai bentuk komitmen UNIPA dalam membangun pemerataan pendidikan dan tenaga medis di tanah Papua, rapat juga membahas pemenuhan kuota afirmasi bagi putra-putri daerah, termasuk pendaftar dari Kabupaten Teluk Wondama. Para peserta seleksi dari berbagai wilayah tersebut bersaing secara ketat, di mana dua peserta asal Teluk Wondama berhasil meraih hasil yang sangat memuaskan dan sukses menembus peringkat 15 besar nilai tertinggi, yakni Claudia Akwan dan Indah Nunaki. Dengan mempertimbangkan kebutuhan percepatan pembangunan sumber daya manusia di wilayah Papua, kapasitas penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran pada tahun ini dimaksimalkan hingga menyentuh angka 79 hingga 80 orang secara keseluruhan.

Optimalisasi daya tampung mahasiswa ini tentunya diimbangi dengan penyiapan aspek akademik dan infrastruktur yang matang. Dekan Fakultas Kedokteran memaparkan rencana strategis untuk mengatasi rasio jumlah mahasiswa yang meningkat, termasuk persiapan penyelenggaraan program open recruitment guna menambah tenaga pengajar ahli, mengingat saat ini jumlah dosen bergelar S2 di Fakultas Kedokteran masih terbatas. Selain itu, pihak rektorat juga menginstruksikan penyediaan program matrikulasi atau kelas persiapan khusus (bridging), serta pengalokasian anggaran untuk penambahan fasilitas ruang kelas guna memastikan proses pembelajaran tetap berjalan ideal, intensif, dan terstandar.

Hasil akhir dari musyawarah komprehensif tersebut diresmikan melalui Keputusan Rektor Universitas Papua Nomor: 1017/UN42/TM/2026 yang diterbitkan pada 24 Juli 2026. Surat Keputusan ini menetapkan kelulusan bagi 28 nama calon mahasiswa yang berhasil masuk melalui jalur Seleksi Mandiri Gelombang II. Para calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus diwajibkan untuk segera melakukan tahapan registrasi sesuai jadwal yang berlaku. Apabila peserta tidak melakukan proses pendaftaran ulang sesuai ketentuan, maka haknya dinyatakan gugur dan dianggap mengundurkan diri sebagai calon mahasiswa Fakultas Kedokteran UNIPA.