MANOKWARI โ Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Papua (UNIPA) menggelar acara pelepasan 14 calon wisudawan dan wisudawati Periode III Tahun Akademik 2025/2026 pada Kamis (6/8/2026) di Manokwari. Mengusung tema “Moving Forward to Comfort and Innovator”, acara yudisium ini berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan.
Dekan FPIK UNIPA, Dr. Ir. Selvi Tebay, S.Pi., M.Si., dalam sambutannya menyoroti dedikasi luar biasa para tenaga pendidik di lingkungan fakultasnya. Ia mengungkapkan kebanggaannya bahwa di FPIK, para dosen memiliki inisiatif tinggi untuk mencari dan menjemput mahasiswa yang terkendala agar dapat menyelesaikan studinya. Hal ini, menurutnya, merupakan wujud nyata dari implementasi motto UNIPA, yakni ‘Ilmu untuk Kemanusiaan’.

Lebih lanjut, Dekan memaparkan sejumlah capaian progresif fakultas pada periode ini. Di bidang sumber daya manusia, FPIK mendapat tambahan amunisi dua dosen bergelar doktor baru, yakni Dr. Fadli dan Dr. Hendrik Dasmasela, serta kelancaran proses usulan jabatan Lektor Kepala atas nama Pak Bayu. Dari sisi akademik, animo masyarakat terus meningkat yang dibuktikan dengan pendaftaran 41 orang calon mahasiswa baru pada program studi D3 Ekowisata di Kampus Raja Ampat, serta penerimaan 25 mahasiswa alih jenjang dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat. FPIK juga berhasil menerbitkan dua buku ber-ISBN melalui UNIPA Press, di mana salah satunya berfokus pada SDGs 14 mengenai ekosistem lautan.
Rektor UNIPA, Prof. Dr. Hugo Warami, S.Pd., M.Hum., yang hadir menerima dokumen 14 calon wisudawan untuk prosesi wisuda pada 12 Agustus 2026 mendatang, memberikan apresiasi tinggi atas produktivitas riset dan kepatuhan administrasi FPIK. Rektor secara khusus memuji tertibnya dokumen usulan Lektor Kepala milik Pak Bayu yang dinilai tanpa cacat, sehingga kini dijadikan templat format baku di tingkat universitas.

“Jadilah mercusuar di laut yang selalu memberi sinyal dan menerangi. Jangan pelit ilmu, bagi sebanyak-banyaknya apa yang Anda dapat hari ini untuk membangun masyarakat, khususnya Orang Asli Papua,” pesan Prof. Hugo kepada para lulusan.
Momen pelepasan ini turut diwarnai suasana haru saat penyampaian kesan dan pesan. Mewakili lulusan, Septinus Asiti dari Program Studi S1 Manajemen Sumber Daya Perairan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih tak terhingga atas kesabaran para dosen dalam membimbing mereka melewati suka duka perkuliahan. Pesan senada diungkapkan perwakilan orang tua, Pdt. Yowas Ronggear, S.Th., yang mengingatkan para lulusan agar senantiasa rendah hati dan tidak melupakan jasa almamater, dosen, serta para staf yang telah mendukung perjuangan mereka selama 4 hingga 7 tahun menempuh pendidikan.
Adapun 14 lulusan yang dilepas pada periode ini berasal dari tiga program studi andalan FPIK, yakni S1 Manajemen Sumber Daya Perairan, S1 Ilmu Kelautan, dan D3 Ekowisata.




