TIM PENELITI UNIPA TEMUKAN KATAK PINOKIO TIM PENELITI UNIPA TEMUKAN KATAK PINOKIO DI KABUPATEN MANOKWARI SELATAN, PAPUA BARATTIM PENELITI UNIPA TEMUKAN KATAK PINOKIO

Manokwari Papua Barat. www.unipa.ac.id. PINOKIO film animasi yang diproduksi Walt Disney dan dirilis ke teater oleh RKO Radio Pictures tanggal 7 Februari 1940. Film tersebut diproduksi pada Masa Perang Dunia 2. Pinokio’ (Bahasa Italia: Pinocchio) adalah tokoh sentral dalam cerita Petualangan Pinokio karangan Carlo Collodi. Dongeng Pinokio merupakan suatu cerita edukatif tentang boneka kayu yang berubah menjadi anak laki-laki bernama Pinokio karena bantuan peri. Pinokio memiliki petualangan yang mengubahnya dari anak yang nakal dan suka berbohong menjadi anak yang baik dan patuh pada orang tua.

ย Kini Pinokio bukan saja nama anak laki-laki dalam film Pinokio, ada juga katak unik dengan moncong panjang layaknya tokoh Pinocchio. Katak ini hidup di hutan tropis dataran rendah Kabupaten Manokwari Selatan tepatnya di Distrik Tahota, Kampung Kaprus.

Dr. Krey, selaku Tim Peneliti dari Universitas Papua yang disponsori Yayasan ECONUSA, mengobservasi 8 individu katak pinokio jantan dan betina. Temuan ini adalah catatan baru atau new record untuk wilayah Papua Barat setelah lebih dari 15 tahun dilaporkan dari Mamberamo dan Papua New Guinea. Informasi katak Pinokio di Papua Barat belum banyak diketahui. Selain catatan baru untuk wilayah Papua Barat, katak pinokio juga dinilai langka dan luar biasa bisa ada di wilayah ini. Informasi ini melengkapi data รกrea distribusi baru yang secara taksonomi kemungkinan adalah jenis baru.

Katak pinokio (Pinocchio frog) dari hutan adat Bokoma, Distrik Tahota, Kampung Kaprus, Manokwari Selatan, Papua Barat.

Populasi katak pinokio hidup di sekitar kolam kecil sekitar 6 meter dari tepi sungai. Terdengar suara berulang yang lembut dan pelan dari katak pinokio ini pada dedaunan pakis setinggi sekitar 1-2 meter di atas permukaan tanah. Diperlukan upaya pelestarian hรกbitat katak pinokio.

Secara gobal menurut data Red List The International Union for Conservation of Nature(IUCN) katak pinokio masuk kategori Least Consern atau resiko rendah yang berarti jenis ini telah dievaluasi dan dinilai tidak terancam.

Walaupun demikian, jenis katak pinokio adalah jenis endemik yang sangat tinggi nilai konservasinya sehingga perlu dijaga kelestarianya. (m/i).

“Ilmu Untuk Kemanusiaan“