Sukses Gelar Pesparawi Nasional XIV, Ketua Panitia Serahkan Plakat Apresiasi untuk Universitas Papua

MANOKWARI โ€“ Menyambung rangkaian liputan dan berita kita sebelumnya mengenai gegap gempita penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional ke-14 di Tanah Papua, apresiasi khusus kini mengalir untuk Universitas Papua (UNIPA). Sebagai bentuk penghargaan nyata, Ketua Harian Panitia Pesparawi Nasional ke-14, Yakob Fonataba, secara langsung hadir untuk menyerahkan plakat kenang-kenangan sekaligus menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dari pihak universitas.

Dalam kesempatan tersebut, Yakob Fonataba memberikan apresiasi yang tinggi kepada Rektor Universitas Papua, Bapak Prof. Dr. Hugo Warami. Atas kebijakan sang rektor, panitia berhasil memanfaatkan berbagai fasilitas di lingkungan kampus UNIPA sebagai lokasi penyelenggaraan yang dinilai sangat representatif untuk kegiatan lomba per kategori.

Beberapa fasilitas utama UNIPA yang dimaksimalkan selama acara meliputi:

  • Aula Utama dan Auditorium UNIPA: Digunakan sebagai venue utama perlombaan.
  • Fasilitas Plaza: Dialihfungsikan sebagai area pameran yang mendukung kemeriahan Pesparawi.

Fasilitas Lengkap Dorong Kelancaran Acara dan Ekonomi Lokal

Yakob menjelaskan bahwa kegiatan lomba yang berlangsung sejak tanggal 18 Juni hingga 28 Juni tersebut dapat berjalan dengan baik, aman, dan tertib. Kelancaran ini tidak lepas dari fasilitas pendukung kampus yang sangat memadai dan lengkap, termasuk ketersediaan sarana listrik serta kelayakan bangunan.

Lebih dari sekadar tempat lomba, penggunaan area Plaza UNIPA sebagai lokasi pameran juga membawa dampak positif yang sangat baik bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Manokwari. Hal ini didorong oleh masifnya transaksi yang terjadi antara para penyedia suvenir lokal dengan pengunjung yang datang dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Menjadi Barometer Pesparawi Selanjutnya

Inovasi panitia dengan melibatkan perguruan tinggi sebagai venue utama ternyata memberikan kesan mendalam. Berdasarkan penuturan Yakob, para peserta yang hadir membandingkan gelaran ke-14 ini dengan penyelenggaraan Pesparawi pertama hingga ke-13. Mereka merasa sangat bahagia dapat mengikuti lomba di lingkungan fakultas dan kampus UNIPA.

Keberhasilan pemanfaatan fasilitas kampus ini bahkan diakui telah menjadi model acuan baru untuk penyelenggaraan Pesparawi berikutnya. Hal ini terbukti pada saat sesi presentasi perebutan tuan rumah selanjutnya, di mana daerah-daerah lain mulai memakai acuan untuk turut menggunakan kampus-kampus yang berada di daerah mereka sebagai lokasi acara.

Prospek UNIPA sebagai Pusat Event Besar

Penyerahan plakat kenang-kenangan ini bukan sekadar simbolis, melainkan juga harapan besar ke depannya. Melihat tingginya animo dan kelayakan fasilitas yang ada, Yakob Fonataba berharap model penyelenggaraan yang sudah dibuat di kampus UNIPA ini dapat menjadi ajang promosi. Ia berharap kampus ini dapat terus menjadi fasilitas pendukung untuk penyelenggaraan event-event besar lainnya, secara khusus di Manokwari.

Menurutnya, kampus UNIPA sudah terbukti sangat layak dan representatif, ditunjang dengan berbagai fasilitas pendukung yang siap digunakan untuk menyelenggarakan perhelatan berskala besar di masa mendatang.