MANOKWARI, PAPUA BARAT. www.unipa.ac.id โ Aksesibilitas serta kualitas pendidikan di Provinsi Papua Barat masih menghadapi persoalan struktural yang memengaruhi mutu Sumber Daya Manusia (SDM). Dalam seminar kepemudaan yang diselenggarakan oleh DPD KNPI Papua Barat di Aston Niu Hotel, Manokwari (31/10/2026), akademisi Universitas Papua (UNIPA) memaparkan potret capaian indikator pembangunan manusia serta menawarkan formulasi kebijakan strategis.
Pakar Pembangunan Pertanian UNIPA, Prof. Agus Sumule, mengemukakan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan adanya gap signifikan antara Harapan Lama Sekolah (HLS) Papua Barat sebesar 13,17 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) yang baru mencapai 7,86 tahun. Kesenjangan ini mengindikasikan dominasi angka putus sekolah pada jenjang pendidikan menengah. Di samping itu, tercatat sekitar 39.000 anak usia sekolah yang belum mengenyam akses pendidikan, dipicu oleh kendala geografis, tingkat kemiskinan daerah yang berada di atas 10 persen, serta dampak instabilitas keamanan di kawasan tetangga seperti Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
Guna mengatasi persoalan krusial tersebut, UNIPA merancang gagasan intervensi berbasis kearifan lokal melalui skema Sekolah Sepanjang Hari (SSA). Model ini memanfaatkan infrastruktur sekolah sebagai pusat kurikuler yang menyediakan pendampingan intensif serta asupan nutrisi harian secara holistik. Sebagai pengembangan berlanjut, konsep SSA 2 berbasis penugasan pengajar ke pelosok kampung (menyerupai homeschooling) ditargetkan mulai diimplementasikan di Papua Tengah pada tahun 2027.
Dari prespektif keberlanjutan pembiayaan, Agus menekankan urgensi pembentukan Dana Abadi Pendidikan. Skema ini dirancang dengan memanfaatkan optimalisasi fiskal daerah serta redistribusi pendapatan dari sektor industri ekstraktif, seperti pembagian kontribusi PT Freeport Indonesia (PTFI) yang bernilai Rp79 triliun. Alokasi tersebut dinilai krusial untuk memenuhi estimasi kebutuhan anggaran 3.771 sekolah dasar sebesar Rp9,4 triliun melalui sinergi antara pemerintah daerah dan institusi adat. (m/i)
โIlmu Untuk Kemanusiaanโ
(disadur ulang dari berita https://linkpapua.id/peluang-kerja-terbuka-akademisi-unipa-harap-knpi-siapkan-pemuda-papua-barat/)


