UNIPA Siap Dukung PESPARAWI Nasional XIV 2026 di Manokwari

MANOKWARI — Persiapan menuju perhelatan akbar Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional ke-14 di Manokwari, Papua Barat, semakin matang. Universitas Papua (UNIPA) secara resmi menyatakan komitmen penuhnya sebagai salah satu pilar pendukung utama melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Papua Barat.

Rektor UNIPA, Prof. Dr. Hugo Warami, menegaskan bahwa fasilitas kampus siap dikerahkan untuk menyukseskan ajang berskala nasional ini.

Infrastruktur dan Fasilitas Skala Masif

Menghadapi ribuan peserta yang akan memadati Manokwari, UNIPA telah menyiapkan langkah strategis untuk menampung kontingen dan jalannya perlombaan:

  • Akomodasi : Dua blok Rusunawa (asrama mahasiswa) berkapasitas sekitar 700 orang telah disiapkan. Lokasi ini difokuskan untuk menampung kontingen dari Provinsi Papua Pegunungan (153 orang) dan Papua Barat Daya (256 orang).
  • Venue Utama: Auditorium dan Aula Utama kampus, yang saat ini dalam tahap penyelesaian akhir (finishing), akan menjadi lokasi utama untuk perlombaan dan sesi uji panggung.
  • Pusat Pameran (Plasa): Area Plasa UNIPA akan disulap menjadi pusat pameran UMKM dan ruang interaksi peserta.

Mitigasi Logistik: Air, Listrik, dan Transportasi

Di balik antusiasme penyelenggaraan, rapat koordinasi juga menyoroti berbagai tantangan teknis krusial di lapangan:

  • Ketersediaan Air Bersih: Pihak rektorat telah merampungkan perbaikan fasilitas air di Rusunawa, termasuk memastikan fungsi tangki berkapasitas 5000 liter dan pompa air yang mampu menjangkau lantai atas.
  • Listrik dan Jaringan: Panitia secara khusus meminta jaminan genset cadangan serta peningkatan kapasitas bandwidth internet di lokasi acara. Mengingat acara berlangsung bertepatan dengan masa libur mahasiswa pada bulan Juni, rektorat menjamin lalu lintas internet kampus akan cukup lengang dan aman untuk diakses.
  • Manajemen Lalu Lintas: Ruang terbuka dari Fakultas Pertanian hingga FMIPA akan dialihfungsikan sebagai kantong parkir utama. Sebanyak 14 personel keamanan internal UNIPA akan berkolaborasi penuh dengan kepolisian daerah untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan berat dan bus peserta.

Antisipasi Ledakan Ekonomi Lokal

Ketua LPPD Papua Barat, Dr. Nathaniel D. Mandacan, bersama jajaran panitia juga menyoroti potensi perputaran ekonomi yang masif. Berdasarkan rekam jejak acara kampus sebelumnya, kawasan UNIPA diprediksi akan dibanjiri pedagang lokal, mulai dari penjual aksesoris mahkota khas Papua hingga layanan kopi keliling. Pihak kampus dan panitia sepakat untuk mengatur zonasi pedagang agar ekonomi masyarakat tumbuh tanpa mengganggu kenyamanan perlombaan.

Rencana Linimasa (Timeline) PESPARAWI XIV 2026:

  • 18-19 Juni: Sesi uji panggung di Aula dan Auditorium UNIPA.
  • 21 Juni: Acara Pembukaan (Opening Ceremony) yang direncanakan berlangsung di Lapangan Borasi.
  • 22-27 Juni: Sesi perlombaan untuk berbagai kategori paduan suara.