MANOKWARI – Rektor Universitas Papua Prof. Hugo Warami secara resmi membuka kegiatan sosialisasi Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) pada hari Rabu, 20 Mei 2026. Pembukaan acara ini menjadi momen yang bermakna karena sengaja dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan beberapa poin penting terkait penerapan SKPI di lingkungan kampus yang perlu menjadi perhatian bersama:
- Pemetaan Kompetensi Lulusan: Dokumen SKPI nantinya akan menggambarkan secara jelas kompetensi yang dimiliki oleh para lulusan Universitas Papua.
- Peningkatan Kinerja: Kehadiran SKPI diharapkan dapat mengingatkan dan memacu seluruh elemen kampus untuk terus bekerja meningkatkan kualitas lulusan sekaligus meningkatkan kualitas kinerja para staf pendidik.
- Akselerasi Jabatan Akademik: Program SKPI ini akan ikut berkontribusi pada percepatan kinerja jabatan akademik dosen, khususnya dalam upaya peningkatan jumlah guru besar.
- Keselarasan Kompetensi: Ditekankan pula bahwa pencapaian gelar guru besar harus sinkron dengan kualitas lulusan yang dilahirkan, di mana kompetensi mahasiswa harus relevan dan sejalan dengan bidang ilmu pengajarnya.
Rektor menegaskan bahwa dukungan terhadap dokumen SKPI dan peningkatan status guru besar adalah dua hal yang simultan, harus berjalan beriringan, dan saling berkontribusi. Sebagai bentuk nyata dari upaya akselerasi tersebut, Rektor juga menginformasikan bahwa pada siang harinya akan diadakan sidang pertimbangan senat untuk beberapa calon guru besar.

Adapun dokumen SKPI secara utuh dan resmi direncanakan akan segera diluncurkan di waktu mendatang.
“Di hari kebangkitan nasional, kita membangkitkan semangat kita lewat hadirnya dokumen SKPI di Universitas Papua,” ungkap Rektor saat meresmikan acara tersebut.
Setelah sambutan dan pembukaan secara resmi, kegiatan sosialisasi ini dilanjutkan dengan sesi foto bersama yang melibatkan Rektor, Wakil Rektor I, para Dekan, serta seluruh peserta yang hadir.


