Manokwari, Papua Barat. www.unipa.ac.id Universitas Papua (Unipa) secara resmi menarik kembali 188 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) usai menyelesaikan masa pengabdian di masyarakat. Penarikan tersebut ditandai melalui apel sore yang dipimpin langsung oleh Rektor Unipa Prof. Dr. Hugo Warami, di Halaman Rektorat, Rabu (1/4/2026).
Berdasarkan laporan awal yang dibacakan oleh Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unipa Yan Nunaki, S.Pd, M.Si, pelaksanaan KKN kali ini tersebar di tiga wilayah utama yaitu dua lokasi KKN Tematik di wilayah Amban, sebelas kampung di kawasan Tanah Rubuh, serta Distrik Amberbaken.

Prof. Hugo yang memimpin apel penarikan memberikan apresiasi luar biasa atas dedikasi dan kinerja para mahasiswa. Beliau secara khusus menyoroti ketangguhan mahasiswa yang tetap konsisten menjalankan program kerja meski bersamaan dengan ibadah puasa Ramadan. “Saudara-saudara luar biasa melaksanakan KKN di tengah-tengah amal ibadah puasa, dan itu bisa berjalan dengan baik,” ujar Rektor.

Beliau juga bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mahasiswa dapat kembali dengan selamat. Momentum penarikan ini dinilai tepat karena bertepatan dengan menjelang perayaan Paskah, sehingga mahasiswa Kristiani dapat merayakannya bersama keluarga. Rektor turut memuji peran mahasiswa di tengah masyarakat yang telah menjadi “mercusuar” dan “lentera” dalam mewujudkan moto Unipa, yakni Ilmu untuk Kemanusiaan.

mahasiswa diimbau segera menyelesaikan laporan akhir agar tidak menghambat proses penginputan nilai dan kelulusan di kemudian hari.
“Pada hari ini, Rabu tanggal 1 April 2026, saya selaku Rektor Universitas Papua secara resmi menarik peserta KKN dan menerima kembali 188 orang ke kampus,”tegas Rektor, yang sekaligus menandai berakhirnya status mahasiswa KKN secara resmi.

Apel penarikan tersebut kemudian ditutup dengan sesi doa lintas agama yang berlangsung khidmat, lalu dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (m/i)
“Ilmu Untuk Kemanusiaan”



