HARAPAN TIM “AMBERY” USAI RAIH JUARA 3 ISMC KE-15 DI ITB BANDUNG

Manokwari, Papua Barat. www.unipa.ac.id Mahasiswa Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Universitas Papua Manokwari yang tergabung dalam tim “Ambery” meraih Juara 3 pada lomba Rock Drill dalam ajang Indonesian Student Mining Competition (ISMC) ke-15. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Februari lalu.

Prestasi ini diraih di tengah keterbatasan alat dan dana. Tim “Ambery” berangkat dengan dana pribadi, mendapat dukungan dari fakultas dan iuran himpunan, serta tambahan donasi dari alumni dan pihak swasta dari Bintuni. Keberhasilan tersebut tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga membuktikan ketangguhan dan solidaritas mahasiswa Papua.

Ketangguhan Tim “Ambery” menegaskan satu hal, keterbatasan tidak otomatis berarti kegagalan. Dalam kondisi serba terbatas, mental baja justru lahir—mendorong mahasiswa untuk bekerja lebih serius, melangkah lebih jauh, dan akhirnya bersinar di panggung yang lebih luas.

Menurut Andrew Fideriko Karubaba dosen yang mendampingi tim Ambery, pencapaian ini harus menjadi titik awal untuk peningkatan berkelanjutan. Ia menegaskan, “Harapan saya, kita siap sampai dua tahun lagi kita ke sana harus menang, supaya jangan banyak anak Papua minder lagi.” Andrew juga memaparkan visi jangka panjangnya. Dalam 15 tahun ke depan, mahasiswa Papua diharapkan memiliki kesiapan untuk berlaga di kompetisi tambang internasional bergengsi di Colorado, Amerika Serikat.

Melalui hasil ISMC yang tidak terduga ini, tim “Ambery” berharap pimpinan universitas menjadikan ajang tersebut sebagai bahan evaluasi. Mereka mendorong perhatian yang lebih serius pada pengadaan fasilitas laboratorium, peremajaan peralatan praktik, pembinaan bahasa Inggris, serta dukungan finansial yang lebih kuat bagi mahasiswa yang membawa nama baik kampus pada kompetisi mendatang. (m/i)

“Ilmu untuk Kemanusiaan”