MENINGKATKAN KUANTITAS DAN KUALITAS MENUJU SINTA I, UNIPA MELAKSANAKAN PELATIHAN PENULISAN NASKA DAN PENGELOLAAN JURNAL

PPID.UNIPA.AC.ID, (1/2) Mengawali tahun 2024 Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan gelar pelatihan penulisan naskah Jurnal dan Pengelolaan Jurnal di Unipa menuju Sinta I, pelatihan ini menghadirkan dua penulis berpengalaman yaitu Prof. Dr. Muhammad Alif Sahide, M.For Sc, beliau adalah editor In chict Jurnal Forest and Society dan Dr. Nurhady Sirimorok,  Editor Jurnal Forest And Society Researcher dari Universitas Hasanuddin Makasar. Pelatihan yang akan dilaksanakan selama 3 hari di kampus Unipa Manokwari dan Sorong tersebut di hadiri oleh 60 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Unipa.

Ketua Panitia Pelaksana Prof. Dr. Abdul Hamid A. Toha, S.Pi, M.Si, dalam laporan pembukaan mengatakan penulisan adalah hal yang penting dan fundamental dalam dunia kampus, sebagai akademisi kita tidak akan terlepas dari penulisan dan dalam penulisan ini sebagai bagian yang tidak terpisahkan adalah jurnal,  kalau untuk mahasiswa penulisan ini terkait dengan penyelesaian tugas-tugas mata kuliah dan tugas akhir.

Katanya “Sekarang dosen di tuntut dalam setiap semester harus ada publikasi terkait dengan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sebagai dosen kita di amanatkan untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan teknologi melalui Penelitian, Pengabdian dan Pengajaran diantaranya melalui tulisan” kata Prof. Hamid.

Lanjutnya lagi, Posisi Unipa  saat ini berada di urutan 200 dalam penulisan jurnal di SINTA  dibanding seluruh perguruan tinggi di Indonesia tetapi kalau di bandingkan dengan jumlah dosen yang jumlah lebih dari 500 orang  maka  unipa perlu tingkatkan jumlah penulisan dan pelatihan ini adalah dalam rangka mengejar ketertinggalan kita”.

Sementara itu  Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr.  Sepus M. Fatem, M.Sc dalam sambutannya mewakili Rektor mengatakan “Dalam rencana induk Unipa 2017-2035, Unipa sebagai perguruan tinggi riset,  setiap tahun perlu dilakukan upaya supaya Unipa bisa merebut status sebagai universitas riset. Sebab salah satu indikator universitas riset adalah 60 persen kegiatan berbasis riset. Katanya lagi  “berikut kita akan merubah sistem pengajaran dari teaching university menjadi riset university. Oleh karena itu, kita memulai hari ini dengan mendorong satu paket pelatihan untuk capacity building para dosen dan mahasiswa karena publikasi mahasiswa juga akan meningkatkan kapasitas dan kualitas sebuah perguruan tinggi,” katanya.

Prof. Fatem optimis jika memasang roadmap dua tahun ke depan, maka jurnal-jurnal Unipa bisa terakreditasi Sinta 1 maupun Scopus yang pada akhirnya meningkatkan akreditasi universitas.  Sukses Unipa, “ Ilmu Untuk Kemanusiaan” (m/i).

Sementara itu  Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr.  Sepus M. Fatem, M.Sc dalam sambutannya mewakili Rektor mengatakan “Dalam rencana induk Unipa 2017-2035, Unipa sebagai perguruan tinggi riset,  setiap tahun perlu dilakukan upaya supaya Unipa bisa merebut status sebagai universitas riset. Sebab salah satu indikator universitas riset adalah 60 persen kegiatan berbasis riset. Katanya lagi  “berikut kita akan merubah sistem pengajaran dari teaching university menjadi riset university. Oleh karena itu, kita memulai hari ini dengan mendorong satu paket pelatihan untuk capacity building para dosen dan mahasiswa karena publikasi mahasiswa juga akan meningkatkan kapasitas dan kualitas sebuah perguruan tinggi,” katanya. Prof. Fatem optimis jika memasang roadmap dua tahun ke depan, maka jurnal-jurnal Unipa bisa terakreditasi Sinta 1 maupun Scopus yang pada akhirnya meningkatkan akreditasi universitas.  Sukses Unipa, “ Ilmu Untuk Kemanusiaan” (m/i)